Rabu, 04 Mei 2011

Manusia dan Harapan

Manusia yang hidup di dunia ini pasti mempunyai cita-cita dan harapan. Dan apapun harapan mereka juga pastinya ingin sesuatu yang lebih baik. Harapan sama halnya dengan mimpi. Jika mereka punya mimpi ingin menjadi orang terkenal seperti Justin bieber, Briptu norman dan lain-lain itu hal yang positif. Karena menurut sesorang yang saya lupa namanya kebetulan saya memang membaca beberapa buah buku kiasan yaitu beliau berkata : “Setiap orang harus mempunyai mimpi, Karena jika seseorang itu tidak mempunyai mimpi berarti sama saja orang itu tidak mempunyai tujuan hidup”. Saya sangat setuju akan pendapat itu, bahwa memang kita di wajibkan untuk memiliki mimpi atau harapan yang setidaknya itu akan membuat seseorang mempunyai tekad ke arah mimpi tersebut.

Saya sedikit ingin membicarakan tentang buku novel yang berjudul “Laskar Pelangi” karangan Andrea Hirata yang mengisahkan kehidupan anak-anak Pulau Belitong yang kehidupannya kurang mampu namun mempunyai semangat yang tinggi. Sang penulis ingin menginspirasi kepada orang banyak bagaimana dia mempunyai mimpi ingin pergi ke kota Paris, Perancis yang kata orang banyak, merupakan kota yang kaya ilmu dan kaya akan orang-orang pintar. Buku ini secara pribadi sangat menginspirasi bagi saya betapa tidak, anak dari pulau Belitong yang sangat miskin akan kehidupannya dapat pergi ke kota Paris dengan beasiswa yang dia dapat. Jadi disini saya mengambil kesimpulan bahwa, siapapun dan dalam keadaan apapun kita sebagai manusia, entah itu miskin, bodoh dan lain-lain pasti bisa dapat menggapai harapan kita jika kita memang mau bermimpi dan berusaha mewujudkannya.

Manusia dan Kegelisahan

Kita sebagai manusia tahu bahwa tidak akan lepas dari masalah apapun. Entah itu masalah pekerjaan, masalah keluarga, masalah ekonomi dan lain lain. Kegelisahan pun terasa bagi kita semua. Itu semua telah wajib kita dapat dari permasalahan yang ada di hadapan kita. Namun dari semua itu yang paling penting adalah cara kita menyikapi hal tersebut. Jika kita dapat menyaring seluruh masalah agar dapat diselesaikan dengan cara yang benar dan membutuhkan waktu, tidaklah sulit bagi yang dapat mengatasinya. Semua itu memang butuh keadaan mental dan fisik yang benar-benar kuat.
Menurut saya ada cara agar mengatasi kegelisahan kita dalam menyikapi masalah tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.
• Berdoa kepada Tuhan.
Metode ini memang gampang untuk dikatakan, namun jarang sekali memang digunakan bagi orang masa kini yang sudah jauh dari Tuhan. Padahal Dia lah yang mempunyai kuasa atas apapun yang kita sebagai manusia hendaki. Dengan berdoa kepada-Nya, setidaknya hati dan jiwa kita akan lebih tenang dari sebelumnya. Masalah apapun yang kita hadapi harus disikapi dengan tenang karena memang sudah ada yang Menghendaki.

• Ikhtiar terhadap masalah agar dapat diselesaikan
Selain dari beribadah dan berdoa kepada Tuhan, kita harus tetap berusaha semaksimal mungkin agar masalah apapun yang kita hadapi dapat terselesaikan.

• Tawakkal (Pasrah)
Setelah usaha yang telah kita lakukan dengan maksimal namun hasilnya masih kurang, tentu jangan disesali. Namun itu semua memang sudah keputusan dari-Nya. Kita harus tawakkal dan menganggap itu positif bagi kita. Dan jangan menganggap Tuhan tidak adil, Ini bisa mengakibatkan depresi, dan penyakit lainnya.

Semua itu merupakan hal yang menurut saya agar kita dapat hidup dengan harmonis dengan Tuhan maupun sesama.

Minggu, 17 April 2011

Manusia dan Tanggung Jawab

Manusia dan Tanggung Jawab

Arti dari kata Tanggung jawab adalah menerima segala sesuatu yang merupakan tugas atau kewajiban kita dalam hal apapun. Pada hal ini kita secara langsung maupun tidak langsung harus dituntut untuk bertanggung jawab atas kegiatan yang telah kita lakukan entah itu baik atau buruk. Memang jika hal baik yang kita lakukan adalah normal bertanggung jawab. Namun apabila kita telah melakukan hal yang buruk, banyak orang berpikir dengan menggampangkan soal tanggung jawab namun ada juga yang berpikiran hingga menjadi orang yang memang berhasil karena tanggung jawab itu.

Pada masalah beribadah sholat dalam agama islam contohnya. Seorang anak berusia dibawah 9 tidak menjalankan sholat masih tidak ditanggung dosanya. Karena masih ditanggung oleh orang tuanya, namun jika sudah diatas usia 9 tahun dosa dalam hal tidak menjalankan sholat sudah ditanggung oleh masing-masing seseorang. Ini sudah menjadi ketentuanNya apabila tidak menjalankan yaitu tanggung sendiri akibatnya

Manusia dan Pandangan Hidup

Manusia dan pandangan hidup
Jika dalam hal pengertian, pandangan hidup berarti menjalankan sesuatu halnya dengan baik dan benar. Itu secara singkatnya. Jadi dalam hal ini memang agak rumit jika diperdalam secara imu filasafat. Kebetulan saya tidak terlalu mengerti dalam hal ilmu filsafat. Namun saya berfikir pandangan hidup adalah sebuah cita-cita seseorang untuk memperolehnya. Artinya pasti semua orang punya cita-cita. Dari semasa kecil, kita pasti diceritakan oleh orang tua kita tentang cita-cita kita. Dan jawabannya pasti tidak lain yaitu ingin jadi pilot, dokter, polisi dan lain-lain. Apapun itu kita memang harus punya impian yang memang harus diimpikan. Karena jika kita tidak punya mimpi, kita tidak punya pegangan mau apa kita kedepannya. Namun memang dalam hal pengucapan sangatlah mudah untuk di ucapkan. Namun apabila sudah melaksanakannya sangatlah berat. Memang tidaklah mudah untuk mendapatkan hal yang kita inginkan. Kita harus berusaha semaksimal mungkin agar tercapai cita-cita kita.

Seperti contoh, Menteri kita yaitu Bapak Patrialis Akbar yaitu MENHUMKAM. Saya sempat menonton dari tayangan televisi tentang biografi beliau. Beliau merupakan anak dari keluarga yang biasa saja atau bisa dibilang sederhana. Namun beliau mempunyai tekad yang besar dalam mimpinya. Beliau sempat kuliah dengan memakai biaya sendiri. Sampai-sampai pernah beliau menjadi seoarng supir angkutan untuk membiayai kuliahnya dikarenakan kurangnya biaya. Dan beliau aktif di organisasi kemahasiswaan di bidang hukum. Karena beliau juga kuliah di jurusan hukum. Sampai akhirnya beliau bertemu orang orang penting dibidangnya. Sehingga beliau bisa sampai akhirnya menjadi sekarang. Ini membuktikan bahwa memang tidak ada yang tidak mungkin didunia ini. Semua orang pasti bisa memenuhi cita-cita nya jika telah bekerja keras dan pasrah artinya tawakal dan jangan lupa berdoa.

Manusia dan Keadilan

Manusia dan keadilan

Manusia merupakan makhluk yang paling sempurna dibanding dengan makhluk yang lain ciptaan Tuhan. Kita diberi akal dan pikiran untuk berfikir hal yang benar dan dilarang untuk melakukan hal yang tidak benar sesuai yang di perintah-Nya. Dalam hal ini saya akan mengkaitkan dengan masalah keadilan khususnya di negara Indonesia negara kita yang tercinta. Berbicara masalah keadilan di negara kita ini memang sangatlah rumit dan panjang. Apalagi jika sudah bertanya mengenai pasal-pasal apa saja yang ada pada hukum jika seseorang melakukan kejahatan kriminal baik berupa pidana maupun perdata. Menyinggung beberapa kasus lama, saya ingin sedikit membandingkan dari berita yang sudah lewat namun masih hangat jika diperbincangkan. Yaitu mengenai kasus seorang nenek tua yang divonis oleh hakim selama 6 bulan dengan kasus mengambil 3 buah biji cokelat yang terjatuh dari pohon di halaman kebun suatu pabrik yang cukup besar, dan diketahui oleh pekerjanya yang kemudian di laporkan ke pihak berwajib. Menurut saya memang betul nenek tersebut bersalah karena nenek tersebut mengambil dengan tanpa izin terlabih dahulu kepada pemilik kebun. Namun yang saya heran apa mungkin sang nenek tua di beri vonis hukuman oleh hakim dengan pidana 6 bulan panjara.Ini sangatlah ironi sekali. Yang saya tahu tentang hukum sang hakim boleh memakai hati nurani nya apabila ingin memvonis seseorang yang memang dalam hal fisik tidak memungkinkan untuk dipenjara.

Yang saya heran lagi jika kita telusuk pada kasus korupsi yang ada, vonis yang dijatuhkan pada seseorang yang korupsi hanya sekitar 6 bulan. Ini ironi sekali. Sedih jika kita melihat hal seperti ini. Memang bencana terus melanda kita. Ini sangat wajar apabila kita sebagai makhluk ciptaanNya secara semena-mena. Menurut saya seorang koruptor bukan hanya merugikan suatu perusahaan atau negaranya, tapi juga melakukan penyiksaan secara perlahan terhadap rakyat nya yang mana itu lebih sangat berdosa jika dibandingkan hanya mencuri 3 buah biji coklat. Inilah mengapa rakyat tidak lagi antusias terhadap para pihak aparat. Hal ini harus di akhiri secepatnya dan dimulai dari diri sendiri

Rabu, 30 Maret 2011

Manusia Dan Penderitaan

Kita sebagai manusia tidak akan pernah lepas dari masalah di dunia ini. Entah itu kaya, miskin, tua, muda semuanya pasti mempunyai masalah. Dari masalah yang sangat kecil maupun besar. Namun lebih banyak atau dominan terhadap masalah ekonomi. Tidaklah heran apabila keadaan ekonomi seseorang sangat mempengaruhi kita. Banyak yang tidak kuat menjalaninya dan akhirnya mengakhiri hidupnya dengan cara yang tidak dibenarkan seperti bunuh diri, merampok, mencuri dan sebagainya. Hal ini membuat cara mereka berpandangan tidaklah lagi rasional. Apapun yang mereka inginkankan dan harus terpenuhi walaupun jalannya itu tidak baik pasti mereka lakukan. Satu-satunya cara adalah mendekatkan diri kita kepada Tuhan. Namun dalam prakteknya memang sangatlah susah dijalankan. Banyak sekali godaan-godaan yang ada mengintai kita sebagai manusia. Jika kita tidak kuat iman kita, pasti kita akan tercebur kedalam hal yang buruk. Jadi, bagaimana kita menyikapi hal hal apapun dalam masalah kita dengan kepala dingin dan sabar. Anggap sebuah cobaan dan jangan sampai kita melakukan hal yang merugikan orang lain.

Manusia dan keindahan

Manusia dan keindahan

Banyak sekali hal-hal yang berkaitan dengan manusia dan keindahan. Kita bisa mengambil contoh yaitu pada perilaku sehari-hari. Dalam cara berpakaian misalnya. Kita pasti ingin terlihat rapi dalam bepergian kemana saja. Entah itu ke kantor, kampus, sekolah, atau bahkan ke tempat-tempat ibadah. Ini membuktikan betapa dekatnya kita sebagai manusia akan keindahan. Tidaklah mungkin kita mau berpakaian dengan pakaian yang robek-robek, atau kusut, dan sebagainya. Ini membuat kita tidak nyaman. Disamping tidak nyaman, kita pasti mempunyai rasa risih apabila bertemu orang lain dengan memakai pakaian yang kurang pantas. Ini contoh pada perilaku sehari-hari kita. Kemudian jika kita pernah mengunjungi museum-museum yang ada di sekitar kita, disana banyak terdapat barang-barang antik yang sangat mempesona dan sangat indah. Dari mulai barang pajangan seperti piring, guci, koin, dan sebagainya yang berusia sudah sangat lama. Ini membuktikan bahwa sejak dulu pun nenek moyang kita telah dekat dengan keindahan.

Keindahan juga berkaitan dengan seni, budaya dan adat istiadat. Dari kesenian, negara kita mempunyai beragam jenis kesenian daerah yang sangat lah banyak. Dari mulai kesenian tari, seni musik, dan seni memahat. Ini sangat mencerminkan bahwa negara kita mempunyai cerminan keindahan pada setiap kegiatannya. Entah itu dalam hal perilaku sehari-hari dan juga dalam hal kesenian daerah nya masing-masing

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting
World Of Warcraft, WoW Short Sword